Catatan ku - Februari 2016 ( pada Kajian Al Qur'an oleh Ustadz. DR. Ahmad Hatta, MA)
note: catatan ini hanya berupa catatan pribadi, sama sekali tidak mengubah ayat2 Al-Qur'an dan terjemahannya, namun penjelasan yang dicatat tentunya tidak seluruhnya lengkap seperti apa yang diterangkan/ dijelaskan oleh Ustadz. Hatta dalam Majelis. Untuk pemahaman terbaik dipersilahkan turut hadir didalam Kajian Al-Qur'an, tiap Kamis di Masjid Darussalam, Tamansari Persada Raya, Jatibening, Bekasi (exit toll Jatibening).
QS. 87 Surat AL - A'LA (YANG PALING TINGGI)
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

87:1.Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi,
Ust. Hatta mengajarkan tasbihnya nabi Isa/ nabi Yunus;
baiknya diawali dengan istiqfar, memohon ampunan, mengakui dosa2/ kesalahan2 kita.
Astagfirullohaladziim... Laa Illa ha Illa Anta, Subhanaka inni Kuntu Minnadzdzalimiin..
artinya:
Ampunilah aku ya Allah,
Ya Illah, (ya Allah dalam konteks kita sebagai manusia berkomitmen kepada Allah)
jika tidak karena kasih sayang Mu, pertolongan Mu, maka diriku adalah termasuk orang2 yang berbuat dzalim.. (tolonglah aku).
Ust. Hatta juga berpesan, pada saat kita sadar, apakah diri kita sendiri maupun melihat orang lain melakukan hal yang menyekutukan Allah, maka cepat kita sucikan dengan kalimat Tasbih untuk dapatkan ampunan dan rahmat serta ridhoNya..
(Misalnya saat lebih percaya akan ramalah/ jimat/ teori manusia dlsj., dibanding dengan ketakwa'an terhadap Allah SWT.
Allah memiliki sifat U'LU (Maha Tinggi)
U'lu Dzat => merupakan Dzat Tertinggi
U'lu sifat => memiliki Sifat2 Tertinggi
U'lu Qoohad => memiliki Kemauan Yang Paling Tinggi
U'lu Qudroh => memiliki Kemampuan Yang Maha Tinggi.
Allah Maha Tinggi, bersemayam di atas ARSY Yang Maha Agung.

87:2. yang menciptakan dan menyempurnakan (penciptaan-Nya),
Semua ciptaan ALlah diciptakan dengan kondisi yang sangat baik, (masing2) ada ukurannya, semua sudah ada tugas, fungsi dan manfaatnya. Semua mahluk, nyamuk dan apapun diciptakan pasti ada fungsinya, ada manfaatnya.
Maka, mungkinkah ada seorang Manusia, dilahirkan - diciptakan, jika tidak ada fungsinya, jika tidak ada manfaatnya, jika tidak ada tugasnya di dunia ini? Disinilah kita harus mensyukuri hidup. mensyukuri amanah. mensyukuri menjalani hidup dengan sungguh2 dan memahami untuk apa dan tugas apa mengapa kita diciptakan..

Allah Menciptakan, Menyempurnakan ciptaanNya, Mengukur kadar ukuran yang pas, berbeda-beda pada setiap mahlukNya, kemudian memberikan Petunjuk kepada apapun yang diciptakanNya. Bahkan seekor unta saja, diberikan cara bagaimana mencari rezekinya dipadang pasir yang begitu luas.
87:3. dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,

87:4. dan yang menumbuhkan rumput-rumputan,
Allah menciptakan seluruh ciptaanNya dengan proses
dan adanya satu periode (masa tertentu).
Ada masa, dan masa itu tidaklah lama.
bagaikan (diibaratkan seperti) Allah menumbuhkan rerumputan.
Pada saat tumbuh, rumput itu kecil, kemudian segar, hijau => bermanfaat dan dicari untuk makanan ternak, untuk hiasan halaman dll. Kemudian, ada masanya rumput itu terkena panas, menjadi kering dan kehitam-hitaman, atau mati. Tidak berguna lagi. Tidak bermanfaat lagi.
87:5. lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman.
Begitu juga halnya manusia. Ada masanya menjadi hijau, menjadi gagah, saat terkuat, hebat, cantik, menarik, tumbuh akalnya sehingga pintar dan bijaksana. Disinilah masa terbaik setiap manusia, yang mana sangat bermanfaat, sangat disukai dan dicari oleh banyak orang. Memiliki kemampuan yang besar untuk berikan manfaat dan berkuasa. Namun semuanya itu tidaklah lama. semua itu akan berakhir. Maka pada saat menjadi manfaat terbesar, pada saat sangat dibutuhkan, maka lakukan. Jangan menunggu kering.
Juga berbagilah, bersedekahlah, baik itu uang, materi, waktu, ilmu, pada saat sangat dibutuhkan. Tidak sama sedekah kita selagi hidup dan setelah mati (atas nama untuk orang tua/ anak cucu berikan sedekah atas nama kita) Ust. Hatta mencontohkan Rasulullah pada akhir wafatnya menanyakan kepada Aisyah, RA apakah uang Dirham yang ada sudah diberikan/ disedekahkan?
Allah kemudian menjadikan kita menjadi tua, keriput, kering, pikun, tidak bertenaga, dan akan habis juga manfaat yang dapat kita lakukan. Diibaratkan pada rerumputan yang mengering pada ayat 5 tersebut.
Itulah ada waktu2 dimana kita "menyesali" apa-apa yang seharusnya kita lakukan tetapi kita lewatkan. Menyesali waktu-waktu yang terlewatkan.
Al Qur'an merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW, yang mana isinya tidak berubah sampai dengan akhir zaman. Saat menulis ayat-ayat Al-Qur'an, disaksikan oleh banyak orang dan Al-Qur'an diturunkan satu persatu, turun per-ayat. Keesokannya Rasululloh menyampaikan kepada para sahabat, kemudian langsung diamalkan untuk sholat.
87:6. Kami akan membacakan (Al Qur’an) kepadamu (Muhammad) maka kamu tidak akan lupa,

87:7. kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
Allah memiliki Kehendak yang Maha Tinggi. Apapun dapat terjadi, apabila Allah Menghendaki. Kun Fayakun. Apabila Allah Menghendaki, maka terjadilah. Allah Maha mengetahui apa - apa yang dinyatakan, dan juga Maha Mengetahui apa yang tersembunyi didalam hati.
Maka seringlah bertasbih dan Istiqfar, dari berburuk sangka terhadap apa yang Allah tetapkan.
Astaqfirullohaladzhiim... Yaa Allah, Engkau Maha suci dari prasangka aku bahwa Engkau tidak berikan ... xxx... (apapun yang ada keraguan / prasangka di hati/ pikiran) kepada diriku.

Bahwa Kami memudahkan kamu kepada jalan yang sudah mudah, menuju hidayah, pemberian dan rahmat Allah. Islam itu agama yang mudah. tujuannya mudah, syariahnya mudah. Ini bagi mereka yang memiliki cita2/ tujuan untuk syurga. Maka terasa mudah.
87:8. Dan Kami akan memberi kamu taufik kepada jalan yang mudah,
tambahan penjelasan saat tanya jawab:
Semua yang bertolak belakang dengan Al-Qur'an, berarti bukan islam.
Ust. Hatta juga mengingatkan, jangan bermain-main dengan Al - Qur'an apabila ada masalah kemudian membuka Al-Qur'an secara 'random' seperti mengundi akan dapat ayat mana sebagai jawaban dari permasalahan itu. Yang benar adalah pelajari Al-Qur'an secara keseluruhan, maka saat bertemu dengan masalah, kita ingat, petunjuknya terdapat pada ayat -ayat yang mana.

87:9. oleh sebab itu berikanlah peringatan karena peringatan itu bermanfaat,
Hendaknya manusia saling mengingatkan, saling nasehat-menasehati. Dalam menyampaikan nasehat ada 3 hal yang perlu diperhatikan:
- waktu yang tepat
- cara yang tepat
- materi yang tepat
namun dalam menerima nasehat, kita harus mengabaikan ketiga hal di atas. Sekalipun dimuka umum, sekalipun belum siap, sekalipun tidak merasa salah, tetap berlapang dada untuk menerima nasehat (peringatan) tersebut. Ustadz Hatta mencontohkan seperti halnya yang dilakukan oleh seorang pemimpin besar Abu Thalib, ketika beliau diberikan peringatan oleh seorang wanita di depan khalayak umum, maka tetap beliau seketika membenarkan wanita tersebut dan mengakui kelalaiannya, saking takutnya beliau bersalah kepada (ketentuan dari) Allah.
Karena peringatan itulah yang dapat menyelamatkan dari api neraka.

orang yang takut (kepada Allah) akan mendapatkan Hidayah (petunjuk) melalui jalan manapun. Mendapatkan peringatan-peringatan.
87:10. orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran,

87:11. Orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya.
pada ayat ini Ustadz Hatta menjelaskan kata Syaqi; yaitu orang yang hina, yang celaka, yang kafir, yang sengsara. Mereka menghindari dari (kebenaran-kebenaran) dari Al-Qur'an. Mereka menolak beriman kepada Allah. Sementara semua keburukan menjadi hal yang biasa bagi mereka.

87:12. (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka).
Dan apabila engkau menolak peringatan-peringatan itu, maka engkaulah yang akan menyalakan api neraka (menjadi bahan bakar dari api neraka).

87:13 selanjutnya dia di sana tidak mati dan tidak (pula) hidup.
Siksa di dalam api neraka kondisinya manusia tidak mati, namun juga tidak hidup sempurna. sangat tersiksa, dimana seluruh tubuh dibakar, hangus, kemudian ditumbuhkan lagi, demikian berulang-ulang, selamanya.
alhamdulillaah.. semoga bermanfaat.
wassallamu'alaikum wr.wb.
kusuma, jatibening, bekasi.
Februari 2016.
bersambung ~ masih surat AL-A'LA, ayat 14 sd 19 insya Allah pada kajian berikutnya..
