Assalamu'alaikum Wr.wb.
Kepada Saudara Muslim, dan Sahabat yang berbahagia,
Perkenankan saya berbagi sebagian dari Kajian Al Qur'an kamis, 21 Februari 2016 oleh ustadz DR. AHMAD HATTA, MA sebagai berikut:
Hari ini aku terlambat datang ke Kajian rutin DR. Ahmad Hatta, MA di Masjid Darussallam, Taman Persada, Jatibening. Harus bereskan semua dulu.. Siapin makanan duluuu... Gerimis lagih. Tapi, sudah niat sinau.. Tetap berangkat!
"Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kuasa Mengembalikan manusia hidup kembali sesudah mati. Kuasa mengubah orang yang mengalami kehancuran menjadi bagus kembali, baik saat ia hidup maupun saat ia di akhirat yang kekal nanti.. atau sebaliknya, kun fayakun.. Apabila Allah menghendaki, maka sangat mudah untuk terlaksana."
kalimat ini yang sedang dijelaskan oleh Ust. Ahmad Hatta saat aku tiba. Sebagai penjelasan dari Al Quran, Surat ATH -THARIQ ayat 8; SESUNGGUHNYA ALLAH BENAR2 KUASA UNTUK MENGEMBALIKANNYA (HIDUP SETELAH MATI).
Dan Surat Ath Thariq ini diawali oleh Sumpah yang besar; "Demi langit dan yang datang pada malam hari".
QS. ATH-THARIQ
ayat 9
Pada hari ditampakkan segala rahasia,
ayat 10
maka sekali-sekali tidak ada bagi manusia dari kekuatan pun (menolak siksa), dan tidak (ada) pula penolong.
Penjelasan:
Pada hari itu, manusia dibangkitkan.
Saling melihat, saling mengenal.
Pada hari itu, semua yang pernah dirahasiakan, apapun dosa dan perbuatan tang dirahasiakan selama di dunia, menjadi terbuka dimana semua orang dapat saling melihat dan saling mengetahui.
Ibaratnya, seperti anak sekolah yang mendapatkan buku raportnya semasa hidup, maka pada saat itu orang2 sholeh akan saling memberikan selamat tanpa diberitahu, karena buku catatan amal semua orang akan terbuka tanpa sedikitpun rahasia bagi semua. Sementara orang2 tholeh (lawan dari sholeh) berusaha menolak dan lari dari pembagian buku amal tersebut, namun tidak ada sedikitpun kekuatan dan juga pertolongan untuk menghindar dari catatan amal dan siksa.
Pada hari itu, Allah berikan pertolongan melalui syafaat2.. Yang terbesar adalah syafaat Nabi Muhammad SAW.. Kepada umatnya yang beriman. Syafaat lain adalah dari doa dari anak yang sholeh dan anak yang hafal Al Qur'an.
Pada hari itu orang2 beriman bersyukur akan dua hal:
1. Walaupun ditampakkan catatan dosa2 dan kesalahan2 selama hidup, namun ia beriman.
2. Semasa masih hidup ia sempat bertaubat, dengan taubat yang sungguh2, kemudian menutupi kesalahan dan dosa di masa lalunya itu dengan kebaikan2 yang banyak, sehingga timbangan amal sholehnya menjadi lebih berat dari dosa2nya.
Demikian, ust. Ahmad Hatta juga menambahkan, bahwa kadang Allah memberikan azab di dunia atas dosa2 orang tersebut dengan hal2 yang tidak disadari, seperti azab kekayaan yang berlimpah namun hati yang keras dan tidak dapat melihat kebaikan terhadap dirinya, keluarganya maupun orang lain. Azab dari Allah juga dapat berupa terhalangnya kemmampuan untuk sholat malam dan merasakan indah nikmatnya bermunajat kepada Allah. Juga kehilangan harta, cobaan dalam menghadapi masalah2 maupun sikap anak/ suami/ istri dan juga hilangnya rahmat kesehatan. Maka bersegeralah memohon ampun dan bertaubat atas dosa2, beristiqfar dan memperbaikinya dengan banyak melakukan kebaikan2.
Demikian, kajian ditutup dengan forum tanya jawab dan DOA, semoga menjadikan petunjuk, manfaat dan keimanan bagi para jamaah.
Aamiin Yaa Rabbal 'alamiin..
&&&
Kamis, 21Feb 2016.
Jatibening Baru,
novianti k. adikusumo
###
Ps. Apabila Bapak/ Ibu menemukan ada kekurangan/ kesalahan pada penulisan maupun isi dari rangkuman ini, mohon untuk dapat memberikan koreksi tertulis melalui email novikusumajakarta@gmail.com , terimakasih!
Sunday, 24 January 2016
Sunday, 13 December 2015
WANITA dalam ISLAM ~ bagian I (pertama)
MAJELIS TAKLIM MIFTAHUL JANNAH
Jatibening, Sabtu 12 Desember 2015
Topik: W a n i t a d a l a m I s l a m
oleh: Ustadzah Hj. Ratu Faizah Ch
Assalamu'alaikum wr.wb. sahabat muslim sekalian,
senang sekali dapat berbagi pengetahuan yang didapat dari Majelis Taklim, apalagi yang ini khusus mengenai wanita. Semoga bermanfaat.
Pagi itu, Ustadzah Hj. Ratu Faizah Ch membuka dengan doa dan berikan tauziah dengan cepat, sebelumnya beliau menyampaikan bahwa sudah ditunggu pada acara seminar.
Dari catatan yang diberikan berikut ini, kami baru hanya mendapatkan bahasan penjabarannya untuk poin nomor 1, yaitu kewajiban-kewajiban wanita sebagai hamba Allah (QS. 25 AL - FURQOON, ayat 63~77)
dengan penjelasan sebagai berikut:
Poin no. 1. Kewajiban-kewajiban wanita sebagai hamba Allah
'ibaadurrohmaan; mengabdi hanya kepada Allah.
QS. 25, AL-FURQOON (pembeda):
ayat 63
Dan Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.
ayat 64
Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka*
(* = maksudnya, orang-orang yang sembahyang tahajud di malam hari semata-mata karena Allah)
ayat 65
Dan orang-orang yang berkata,"Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal."
ayat 66
Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruknya tempat menetap dan tempat kediaman.
ayat 67
Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
ayat 68
Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang Diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan)dosa(nya).
ayat 69
(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknyapada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
ayat 70
kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman, dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka DIganti Allah dengan Kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
ayat 71
Dan orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.
ayat 72
Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatanyang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.
ayat 73
Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan Ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta.
ayat 74
Dan orang-orang yang berkata,"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
ayat 75
Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,
ayat 76
mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.
ayat 77
Katakanlah (kepada orang-orang musyrik), "Tuhanku tidak Mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepadaNya), padahal kamu sungguh telah mendustakanNya? Karena itu kelak (azab) [asto (menimpamu)."
Tambahan penjelasan dari Hj. Ratu Faizah ch, sebagai penjabaran di atas adalah sbb:
Demikianlah, yang disampaikan oleh Ustadzah Hj. Ratu Faizah ch
Jatibening, Sabtu 12 Desember 2015
Topik: W a n i t a d a l a m I s l a m
oleh: Ustadzah Hj. Ratu Faizah Ch
Assalamu'alaikum wr.wb. sahabat muslim sekalian,
senang sekali dapat berbagi pengetahuan yang didapat dari Majelis Taklim, apalagi yang ini khusus mengenai wanita. Semoga bermanfaat.
Pagi itu, Ustadzah Hj. Ratu Faizah Ch membuka dengan doa dan berikan tauziah dengan cepat, sebelumnya beliau menyampaikan bahwa sudah ditunggu pada acara seminar.
Dari catatan yang diberikan berikut ini, kami baru hanya mendapatkan bahasan penjabarannya untuk poin nomor 1, yaitu kewajiban-kewajiban wanita sebagai hamba Allah (QS. 25 AL - FURQOON, ayat 63~77)
dengan penjelasan sebagai berikut:
Poin no. 1. Kewajiban-kewajiban wanita sebagai hamba Allah
'ibaadurrohmaan; mengabdi hanya kepada Allah.
QS. 25, AL-FURQOON (pembeda):
ayat 63
Dan Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.
ayat 64
Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka*
(* = maksudnya, orang-orang yang sembahyang tahajud di malam hari semata-mata karena Allah)
ayat 65
Dan orang-orang yang berkata,"Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal."
ayat 66
Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruknya tempat menetap dan tempat kediaman.
ayat 67
Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
ayat 68
Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang Diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan)dosa(nya).
ayat 69
(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknyapada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
ayat 70
kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman, dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka DIganti Allah dengan Kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
ayat 71
Dan orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.
ayat 72
Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatanyang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.
ayat 73
Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan Ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta.
ayat 74
Dan orang-orang yang berkata,"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
ayat 75
Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,
ayat 76
mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.
ayat 77
Katakanlah (kepada orang-orang musyrik), "Tuhanku tidak Mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepadaNya), padahal kamu sungguh telah mendustakanNya? Karena itu kelak (azab) [asto (menimpamu)."
Tambahan penjelasan dari Hj. Ratu Faizah ch, sebagai penjabaran di atas adalah sbb:
1. sebaik-baiknya wanita itu tidak bersikap sombong. harus rendah hati. Walaupun dijahili, maupun didzalimi, harus bersikap Kharimah (mulia).
Tingkatan sikap yaitu;
1. akhlaqul Hasanah (berakhlak baik)
2. akhlaqul Kharomah (berakhlak mulia)
3. akhlaqul adzhiim (berakhlak agung)
diberikan contoh, semisal dicela/ digoda dengan perkataan tidak baik, tetap tenang dan berikan jawaban dengan kata2 yang baik, kemudian mendoakan orang yang mencela atau yang mendzalimi dengan doa dan kata2 yang bagus untuk memohonkan kebaikannya. Contoh lain diberikan, apabila kemudian mengetahui suami telah menikah lagi, tetap tenang, memaafkan dan bersikap baik kepada suami dan wanita yang menjadi istrinya tersebut, tetap mendoakan, dan jika mampu, umrohkan (ibu hj. ini berikan contoh tanpa bergurau, bahkan saat kami, ibu2 majelis langsung tertawa bernada protes; beliau menegaskan, saya menyampaikan ini sungguh-sungguh, sebagai contoh akhlaqul Kharimah yang mendapatkan balasan kebaikan dari Allah).
2. Menjalankan sholat Tahajud semata-mata hanya karena Allah.
dengan menjalankan sholat tahajud yang terus menerus dilakukan, Allah akan berikan orang itu kemampuan dalam perkataan yang berat maknanya, sehingga didengar oleh banyak orang. Ditinggikan derajatnya, baik di dunia maupun di akhirat.
3. Lidah yang selalu berdzikir, memuji kebesaran Allah, memohon hanya kepada Allah dan senantiasa mengingat Allah.
4. Dapat bersikap hemat, menjaga harta suami dan keluarga. Dalam membelanjakan, selalu mengutamakan dan mengingat sesuai KEBUTUHAN saja, kebutuhan diri/ suami/ keluarga. Bukan belanja berdasarkan hasrat maupun keinginan ini itu yang akan timbulkan keborosan dan berlebih-lebihan.
5. Tidak syirik, tidak musyrik. yaitu tidak mempersekutukan Allah, tidak percaya ramalan, tidak mempercayai hal-hal kebendaan seperti bergantungkan keamanan kepada jimat, menyalakan lampu akan membawa rezki, tidak mentuhankan tokoh2 idola dan lain sejenisnya.
6. Tidak menyakiti/ mendzalimi sesama manusia, baik secara fisik maupun mental, apalagi membunuh (dlm hal ini tanpa alasan yg kuat).
7. Menjaga diri untuk tidak berzina; baik zina ucapan, perbuatan, hati maupun kehormatan.
~~~
Demikianlah, yang disampaikan oleh Ustadzah Hj. Ratu Faizah ch
semoga bermanfaat. Beliau juga mengatakan, untuk sehelai catatan yang beliau berikan, biasanya pembahasan secara detailnya adalah selama 3 kali pertemuan, atau bahkan selama 1 tahun. Ikhlas yaa.. insyaa Allah dilanjutkan di bulan depan. Kemudian beliau tutup majelis dengan doa, dan pamit melanjutkan ketempat lain.
insyaa Allah ikhlas, bu Hajjah... yang di atas saja, bacanya sudah berdebar-debar, sungguh untuk mengamalkan, banyak sekali harus belajar.. bersabar ... ikhlas.. dan sucikan hati..
Astaqfirrullohal adziim wa atubu' ilaiih... astaqfirrullohal adziim yaa qhofurrurrohiim..
astaqfirrullohal adziim yaa qhofurrurwadduud..
أَعُوذُ
بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Auudzubillaahi minasysyaaithoonirrajiim
“ Aku
berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk “
AL FATEHAH
بِسْمِ اللَّهِ الرَّ حْمَنِ الرَّحِيمِ
bismillaahirrahmaanirrahiim
[1:1] Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
alhamdulillaahirabbil’aalamiin
[1:2] Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
الرَّ حْمَنِ الرَّحِيمِ
arrahmaanirrahiim
[1:3] Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
maalikiyawmiddiin
[1:4] Yang menguasai di Hari Pembalasan
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
iyyaakana’buduwa-iyyaakanasta’iin
[1:5] Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
ihdinaashshiraathalmustaqiim
[1:6] Tunjukilah kami jalan yang lurus,
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
shiraathalladziinaan’amta’alayhim ghayrilmaghdhuubi’alayhim walaadhdhaalliin
[1:7] (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
bismillaahirrahmaanirrahiim
[1:1] Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
alhamdulillaahirabbil’aalamiin
[1:2] Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
الرَّ حْمَنِ الرَّحِيمِ
arrahmaanirrahiim
[1:3] Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
maalikiyawmiddiin
[1:4] Yang menguasai di Hari Pembalasan
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
iyyaakana’buduwa-iyyaakanasta’iin
[1:5] Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
ihdinaashshiraathalmustaqiim
[1:6] Tunjukilah kami jalan yang lurus,
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
shiraathalladziinaan’amta’alayhim ghayrilmaghdhuubi’alayhim walaadhdhaalliin
[1:7] (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Aamiin Yaa Rabbal 'alamiin..
wassalamu'alaikum wr.wb.
semoga manfaat..
novianti k. adikusumo
jatibening, bekasi
Sunday, 2 August 2015
Monday, 11 May 2015
Healthy Mind, creates Healthy Life
Pagi ini ketemu lagi sama si Om Gas, di tukang sayur dekat sekolah. Jika tidak diberitahu, umumnya orang pasti mengira beliau di usia 60an. Terlihat dari rambut putih keabuan yang dibiarkan agak panjang sebahu, dengan postur tubuhnya yang berisi, tegap. Cara berjalannya pun gesit, mengendarai motor dengan dua tabung gas di kanan diri motornya. Tapi aku sudah tauuuu.. bahwa Om Gas ini usianya sudah delapan puluh empat tahun! Walaupun sudah sering langganan gas dengan mama, tapi baru pas membantu pasang gas dua pekan lalu, beliau sedikit bercerita tentang keluarganya. Karena kubilang, "ah, moso om usianya sudah delapan puluh empat tahun?" sementara beliau masih aktif naik motor, angkut gas elpiji duabelas kilo dari motor ke dapur, melalui halaman yang cukup menanjak, juga terampil memasangkan selang dan gas ke kompor. "Anak-anak saya semua tinggal di luar negeri. Ada yang di Amerika, ada yang di Eropa, ada yang di Australia. Istri saya ada tiga. Yang pertama sekarang di China, yang kedua pengusaha, sekarang saya tinggal dengan istri ketiga. Tetapi semua istri dan anak-anak semua tidak ada yang terlantar. Ayah saya yang suruh (menikah lagi) karena ingin saya punya anak perempuan, supaya bisa masuk syurga.." Sambil tersenyum, meluncurlah pertanyaanku ke Om itu, "Ohhh gitu ya, Oom... memangnya, kalau boleh tauuu... agamanya Om apa?" karena aku langsung teringat akan salah satu keistimewaan wanita dalam Islam, yang isinya sebagai berikut:
"Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan
atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap
ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh
rasa taqwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah syurga."
Om seraya menjawab, "Saya menganut agama "Tao" kepercayaan Tiongkok." "Ooh.. iya Oom, syukurlah dapat anak perempuan ya." "Iya, dapat dua lagi, makanya papa saya sayang sekali." sambungnya menerangkan. Hehehe... seru juga dengar ceritanya, mama juga sampai ikutan happy ketawa-ketawa..
"Okaay.. thank you ya Oom.. terimakasih sekali sudah ditolongin pasang gas, juga terimakasih sekali dikasih cerita jadi boleh belajar dari pengalaman Om.. saya kebelakang dulu, takut masakan gosong sedang rebus2."
Sambil berjalan kedapur, aku sempat kepikir; ingat kondisi papa yang kurang fit di usianya yang 82 tahun, semenjak adik kesayangannya meninggal dunia, teringat ayahnya teman yang usia 80 keatas juga tapi tiap minggu masih aktif memimpin rapat, juga keingat ayah mba Ajeng yang juga sudah 80an, masih aktif kerjakan terjemahan bahasa dalam mengisi hari tuanya..
Jadi rupanya, usia seseorang tidak bisa dijadikan patokan dari kualitas hidup orang tersebut. Semua berarti berawal dari hati dan pikiran.
Healthy mind, creates healthy life..
mensyukuri nikmat hidup
mensyukuri nikmat sehat
mensyukuri nikmat keamanan
mensyukuri nikmat keluarga
mensyukuri nikmat persahabatan
mensyukuri nikmat harta
mensyukuri nikmat iman dan hidayah..
a l h a m d u l i l l a a h..
b i s m i l l a a h i r r a h m a n n i r r a h i i m..
“Karena itu ingatlah kamu kepadaKu niscaya Aku ingat
pula kepadamu, dan bersyukurlah kepadaKu,
dan janganlah kamu mengingkari
(ni’mat)Ku.”. QS Al Baqarah[2]:152.
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan
menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu kufur (mengingkari nikmat-Ku), maka
sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih".
(Al-Quran Al-Karim Surah Ibrahim [14]: ayat 7)
menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu kufur (mengingkari nikmat-Ku), maka
sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih".
(Al-Quran Al-Karim Surah Ibrahim [14]: ayat 7)
nka, 12 Mei 2015, Jatibening Baru
Sunday, 5 October 2014
Untuk Memahami.. Harus Mengetahui..
Sungguh... kita tidak pernah tau apa yang sebenarnya terjadi pada setiap individu.
Hanya Tuhan Yang Maha Melihat..
Irra pernah bilang sambil ketawa.. "iya lah 'Ie.. kalo semua bisa saling melihat... dari atas gituuuu.... mungkin ga akan ada marah2. hehehe.."
@Tukang Ojek
Siang tadi.. aku naik ojek yang ga pernah antar sama sekali. Masih muda. pas naik, dia langsung berulang kali melihat lewat kaca spionnya, yang diposisikan persis bisa liat muka aku. huh. Nyebelin banget. risih banget, jadi buang muka aja ke belakang.. bukannya nyadar, malah terus2an liatin ke muka! Udah gitu ngebut, eh, tapi trus kok malah mau belok kiri! sudah dibilang mau terus.. dibilang "eh, terus Pak!" malah tetep nyelonong.. kekiri. Hyaaahhh.. nyebelin!!. Terpaksa kutepok tuh bahunya sambil tunjuk-tunjuk arah.. eh trus dia baru bersuaraaa... dannn... ternyata... Astaqfirullohal'adzhiim... pak Ojek ini gagu, dan mungkin juga; tuli.. Pantesan dia harus pakai kaca spion untuk liat muka supaya bisa liat penumpangnya bicara apa, atau kasih ekspresi gimana.. Jiaaah.. malu aku Tuhaaannn... keGe'eran banget berasa diliatin! hahaha.. duh ternyataa... Sebenernya bisa aja untuk langsung stop dan ganti ojek, karena butuh bolak-balik ke beberapa tempat, buru2, tapi terpikir, orang dengan segala kekurangan gitu aja, niat kerja cari uang.. jadi akhirnya, sepanjang jalan tadi, yang biasanya tau beres, jadi sangat harus liatin jalan, trus harus kasih tau dengan sibuk tunjuk pakai tangan, harus sibuk kasih tangan sama mobil/ motor yang dibelakang, supaya ga ketabrak! supaya ga salah tujuan.
Itulah kupikir.. jika hanya sekilas, jadi salah sangka.
Jika ga mau memahami, ga ada kesempatan bantu orang.
Jika ga sabar dan mau nyaman terus, tentunya kehilangan kesempatan untuk dapatin yang Tuhan kasih untuk kebaikan kita juga pastinya.. karena semua terjadi, ga mungkin hanya berakibat untuk satu pihak.. semua itu terjadi dengan rencana terbaikNya.. inshaa Allah.. alhamdulillaah..
@Pengemis Buta
Kalo musti naik APTB atau mikrolet via toll, aku hampir pasti selalu kasih recehan ke Pengemis Buta yang selalu duduk dipinggiran pertengahan tangga menuju toll. Kadang, kalau lagi ada rejeki, aku kasih lima ribu, atau sepuluh ribu, karena kasihan, liat kondisinya sudah tua, buta. Karena bersyukur juga, alhamdulillaah ku dikasih normal, dan sambil doa; mohon juga supaya jangan sampai saat bekerja dibutakan mata hatiku..
“Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah “
“Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah “
(Nabi Muhammad SAW).
Balik ke pengemis itu, sedikit terbersit juga dihati, itu Nenek kok tidak tau terimakasih sekali ya, walaupun dikasih uang besarpun, dia sama sekali ga bilang terimakasih, ga ada ekspresi bersyukur atau bilang apapun. hehe.. bukannya pamrih, tapi kepikir aja, kok gitu sih orang :S Sampai suatu waktu, aku beberapa kali lewat dan ga melihat nenek pengemis buta itu ditempat dia biasa duduk. Akhirnya tanya sama mba jual tissue dan penutup hidung, " Mba, kemana ya, Pengemis buta yang biasa di tangga?" "Ooh.. itu sudah semingguan ga ada, Mba... mungkin sedang pulang kampung" "oh gituuu... syukurlah, lebih baik kalau dia di kampung, dirumahnya, daripada di Jalanan begini," kujawab lega. "Bukaann mbaa, dia itu, pernah dibawa pulang sama keluarganya, tapi terus diambil lagi sama orang yang biasa taruh. Kesian itu mba, dia ga pernah dapat apa2 dari uang2 itu." "hah, maksudnya?" Trus mba penjual tissue itu jelasin, kalo nenek pengemis buta itu, hanya dijadikan alat untuk cari uang, oleh apa ya namanya itu, oknum yang taruh dia disitu. Subhannallaah... pantaslaaah... kupikir, selama ini dia itu ga ada senyumnya walaupun dikasih berapapun! astaqfirulloh.. itulah, jika ga tau, kita ga mungkin bisa memahami dan menerima kenapa sikap orang seperti itu..
Beberapa hari setelah itu, eh nenek itu ada lagi! Walaupun sudah keburu turun, aku langsung naik lagi. Kubeli bacang isi daging di warung atas, dan juga air mineral gelas. Kuminta tukang bacangnya untuk gunting ikatan rafia supaya mudah dibuka. Trus kukasih ke nenek buta itu," Bu, ini makanan. ini minumnya.." eh, trus, nenek itu ketawa! senyum! alhamdulillaaah.. aku yang kasih juga jadi ikut happy! Itulah.. ternyata selama ini sepertinya benar bahwa dari uang yang diberikan orang-orang dia ga dapat apapun, lagipula, mungkin juga bukan keinginannya untuk duduk sepanjang pagi dan siang ditempat itu untuk mengemis. Tempat yang cukup sulit untuk dicapai seorang buta, jika harus berjalan sendirian. Terlalu curam tangganya. Mungkin aja keluarganya ga mampu menyelamatkan dari orang yang mengambilnya. Sejak itu, jika pas kesana, aku hampir selalu belikan kue/ makanan. Tapi juga kadang tetap kasih uang ke dia. Percayalah Bu, uang itu juga baik untuk keselamatan Ibu. Jika si agen pengemis itu lihat setiap waktu orang hanya kasih makanan, nanti mungkin aja dia marah dan bisa bahayakan pengemis buta itu..
*semoga Allah berikan pertolongan yang terbaik, aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin..
*semoga Pemerintah segera dimampukan untuk laksanakan kewajibannya untuk mengurus mereka dengan cara yang terbaik. aamiin..
Jatibening Baru, Oktober 2014.
Monday, 7 July 2014
kumohon.. rahmatMu .. cahyaMu.. ya Allah..
( Assalamu 'alaikum Wr. Wb )
Cukupkanlah hanya kepada Allah aku berharap..
Cukupkanlah hanya kepada Allah ku memohon pertolongan..
Saat tiada bahu yang Hak, cukupkanlah ku menyandarkan seluruh kelelahan dalam Sujudku hanya kepadaMu yaa Rahman.. Yaa Rahiim.. Yaa Waduud..
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allahumaa aghnina bil ilmi (ya Allah perkayakan aku dengan ilmu)
Wa zaiyina bil hilmi (dan hiasilah aku dengan kebijaksanaan)
Wa akrimna bit taaqwa (dan muliakanlah aku dengan takwa)
Wa jamilna bil Afiat (dan cantikkanlah aku dengan kesehatan)
Ya muqollibal qulub (ya Allah yang memutar balikkan hati)
Tshabbit qalbi a'laddiinika (tetapkanlah hatiku dalam agamaMu)
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada hatiku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada pendengaranku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada penglihatanku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada lisanku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada dagingku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada tulang-belulangku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada setiap aliran darahku
Yaa Allah, besarkanlah cahayaMu bagiku, bagi orangtua kami, bagi anak-anak kami, bagi keluarga kami, bagi sahabat-sahabat kami, bagi mereka yang Engkau cintai yang kami tidak mengetahuinya, yaa Rahmaan..
Terangkanlah semua jalan kami yaa Allah, dengan cahaya dan rahmatMu yaa Allah, Yang Maha Pengasih..
Yaa Hayyu yaa qoyyum, birohmatika astsghis
(yaa Allah Yang Maha Hidup, dengan rahmatMu, tolonglah...
Tetapkanlah pemimpin - pemimpin yang terbaik bagi kami yaa Allah..
Laa hawla walla quwatta illaa billaah
Tiada daya (menolak segala keburukan), tiada kuasa (untuk meraih segala kebaikan) selain dari Allah SWT.
Aamiin yaa Rabbal Alamiin..
NKH, Jatibening Baru
8/7/2014
*samaniyatun*
Cukupkanlah hanya kepada Allah aku berharap..
Cukupkanlah hanya kepada Allah ku memohon pertolongan..
Saat tiada bahu yang Hak, cukupkanlah ku menyandarkan seluruh kelelahan dalam Sujudku hanya kepadaMu yaa Rahman.. Yaa Rahiim.. Yaa Waduud..
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allahumaa aghnina bil ilmi (ya Allah perkayakan aku dengan ilmu)
Wa zaiyina bil hilmi (dan hiasilah aku dengan kebijaksanaan)
Wa akrimna bit taaqwa (dan muliakanlah aku dengan takwa)
Wa jamilna bil Afiat (dan cantikkanlah aku dengan kesehatan)
Ya muqollibal qulub (ya Allah yang memutar balikkan hati)
Tshabbit qalbi a'laddiinika (tetapkanlah hatiku dalam agamaMu)
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada hatiku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada pendengaranku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada penglihatanku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada lisanku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada dagingku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada tulang-belulangku
Yaa Allah, berikanlah cahayaMu pada setiap aliran darahku
Yaa Allah, besarkanlah cahayaMu bagiku, bagi orangtua kami, bagi anak-anak kami, bagi keluarga kami, bagi sahabat-sahabat kami, bagi mereka yang Engkau cintai yang kami tidak mengetahuinya, yaa Rahmaan..
Terangkanlah semua jalan kami yaa Allah, dengan cahaya dan rahmatMu yaa Allah, Yang Maha Pengasih..
Yaa Hayyu yaa qoyyum, birohmatika astsghis
(yaa Allah Yang Maha Hidup, dengan rahmatMu, tolonglah...
Tetapkanlah pemimpin - pemimpin yang terbaik bagi kami yaa Allah..
Laa hawla walla quwatta illaa billaah
Tiada daya (menolak segala keburukan), tiada kuasa (untuk meraih segala kebaikan) selain dari Allah SWT.
Aamiin yaa Rabbal Alamiin..
NKH, Jatibening Baru
8/7/2014
*samaniyatun*
Sunday, 6 July 2014
hari yang tidak biasa
Hari ini, Sabtu, 5 Juli 2014.
Apa yang membuat Sabtu
ini menjadi tidak biasa bagi masyarakat Indonesia adalah: ini hari terakhir kampanye Capres RI periode 2014 ~2019. Ditandai
debat Capres dan Cawapres Prabowo~Hatta (no.1) dan Jokowi JK (no.2) mengenai pangan, energi dan lingkungan. Syukurlah, akhirnya berakhir juga masa kampanye. Sangat melelahkan mata dan hati! semua kefanatikan pendukung capres berikut 'black campaign'nya :( Banyak juga yang lucu2 dan kreatif dari kalangan anak muda siyy.. hehehe.. Tidak perlu dibahas lagi lah. kini masa tenang, saatnya doa ..doa dan doa, serahkan dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Mengetahui yang Ghoib. Yang Maha Kuasa, untuk menetapkan pemimpin - pemimpin yang terbaik bagi negeri ini. Untuk turut menjaga dan hadir disetiap langkah pemimpin-pemimpin kita kelak. aamiin YRA.
Debat ditutup dengan pengharapan dan ucap janji pengabdian dari Prabowo, dan Doa untuk kebaikan dunia dan akhirat yang dipanjatkan oleh Jokowi; mari kita aminkan bersama.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
[البقرة :201]
[البقرة :201]
aamiin YRA
adapun Moderator debat malam ini,
Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Sudharto P. Hadi
menutup debat dengan sebuah pantun yang menyejukkan :)
Bunga Mawar bunga Melati
Tumbuh subur di halaman rumah
Kita sukseskan pemilu 9 juli
Untuk masa depan Indonesia yang cerah.
yuk kita aminkan lagi... aamiin YRA
Itu tadi yang umum.
apa lagi yang tidak biasa hari ini:
katanya, ribuan pendukung Jokowi kumpul di GBK. Puluhan artis gelar konser 'salam 2 jari' konon, tanpa bayaran apapun. sukarela untuk mendukung Jokowi. seperti apa realnya disana, tidak tau.. karena pada saat yang sama, aku sedang 'Open House' untuk ruang yang disewakan, di Nipah, sebelah Walikota Jakarta Selatan.
hari ini, juga menjadi tidak biasa, karena isu nasional tadi, dengan tukang ojek yang tidak kenal sama sekali pun, hari ini aku duduk cukupan lama di bangku warung, mendengarkan curhat dan pertanyaan-pertanyaannya mau pilih siapa dan bagaimana. Belum tau Pak. Baru kali ini, rasanya untuk menentukan pilihan kok sangat menakutkan. Mungkin faktor usia ya? mungkin juga karena memikirkan bagaimana kehidupan nanti, bagaimana nantinya negara ini, baik didalam maupun hubungan dengan internasionalnya. Juga ketakutan keburukan-keburukan dimasa lalu tidak mau terulang lagi atau bahkan lebih parah, pastinya. Ya sudah, balik lagi ke doa dan lakukan perbaikan yang dapat kita lakukan terhadap diri sendiri sebagai warga. Itu yang utama. Kita tidak bisa merubah kondisi-kondisi diluar, tapi kita bisa merubah diri kita untuk menjadi lebih baik.
hari ini, saya juga sangat bersyukur, bersama anak2 bisa selesaikan membuat bunga2 dari koran bekas. Walaupun baru secuil. Tapi ada keyakinan, semua yang besar manfaatnya itu berawal dari langkah kecil. Kutitipkan bunga tadi di rumah 2 satu mba Ani, yang juga merupakan rumah yang ia bangun dengan barang-barang bekas, menjadi satu rumah yang indah. Sangat terinspirasi dengan apa yang dilakukan oleh Gamal Albinsaid yang bikin sampah menjadi alat bayar kesehatan untuk kaum dhuafa, jadi semangat mencari teman, yang juga peduli untuk pengolahan limbah menjadi sesuatu yang manfaat.
yang tidak biasa juga, seharian ini, sampai dengan diperjalanan pulang, aku bertemu dengan orang-orang yang bertatoo ditubuhnya. Baik hanya berpapasan, maupun yang hadir dan bercakap di rumah 2satu mba Ani. Sampai bercerita, tattoo yang dia pasang 2 tahun lalu, pada saat ulang tahunnya, merupakan suatu pesan batin yang sangat mendalam. kubilang, ya iyalah, sampai rela untuk membuat tanda/ gambar/ tulisan yang menempel seumur hidup ga hilang, tentunya sudah mikir seribu kali. Kutambahkan, 'yang paling apes rasanya, jika harus dapat undangan pernikahan dari mantan pacar yang namanya masih tertera ditattoo nya. hahaha.. Freike bilang iya mba! betul banget. Makanya banyak yang di'retouched'. kubilang, kenapa ga dihapus aja, kan bisa pakai lasser? dia langsung jawab, wah, sakitnya itu mungkin bisa 10x lipat dari pada saat ditattoo, mba! karena, kulit dibuka sampai dengan lapisan ke 3, kemudian tintanya dihapus dengan lasser. sakit sekali, pastinya mba! Hehehe.. aku nyengir aja. Freike juga jelasin, bahwa saat ditattoo, ga bisa jika kondisi mabuk, karena aliran darah lebih cair dan akan sulit masuknya tinta. Hmm.. sangat tidak biasa, hari ini, mendengarkan penjelasan lengkap mengenai tattoo dan bertemu dengan ..mungkin lebih dari 5 orang hari ini dengan tattoo ditubuhnya. aku hanya sekilas terbersit, Freike memang tidak musti sholat karena non muslim.. tapi bagaimana dengan yang muslim? ini aja bekas cat minyak ga hilang2 ditangan aku, gara2 ceroboh ga pakai sarung tangan, ngecat bunga koran - rasanya kurang bersih wudhu ku :0)
entahlah,. W a l l a a h u a l l a m.. Kitapun, tanpa tattoo.. belum tentu juga lebih baik..
Tadi, aku juga ditawarkan untuk membeli sepatu yang bikin hari ini tambah menjadi tidak biasa. 'Bagus loh, perpaduan batik dan kulit sapi.. Lembut'.. Penasaran juga.. Pas kulihat.. Hm... Keren. Cool. Pas kupegang.. Mmm.. Lembut.. Kulitnya sangat halus.. Tapiii... Begitu perhatikan, lho kok? Ini Kulit Buaya?! (Benar.. Kuperhatikan seksama, kuraba, iya.. Tekstur dan corak kulit Buaya. Bukan kulit Sapi. 'Ini Buaya kok.. bukan Sapi" kubilang. "Oh iya mbaa... Ini, sebenarnya adalah kulit Sapi.. tapi memang di'pressed' dan di'retouch' seperti kulit Buaya". Modelnya begitu.". 'Oooo... Sambil manggut-manggut kecewa bengong, kuperhatikan lagi.. Kuraba bagian dalamnya.. Mmm.. Iyaa.. Ini lembutnya kulit sapi.. Hehehe.. 'Berapa harganya? '1.7jt mba' ... Haa.. *mikir blom beli seragam anak2.. blom selesaikan operasional kerjaan.. blom nyiapin makanan sehat, vitamin dll.. blom lagi utk lebaran.. Hahaha... Mmm.. Ga deh..hahaha.. kupikir, dalam hati; sudah mahal-mahal, ga asli, stylenya buaya lagih. Buaya Jawa. (Hak sepatunya motif batik). Sayang ah, Kalo aja kulit Sapi yg kuat dan lembut itu dibikin 'original' aja.. Dibikin 'simple exclusive elegant' ~ mungkin kubela-belain ekstra kerja biar bisa beli tanpa korbanin kewajiban2 lain. Seharusnya, warna cokelat sapinya itu dibiarkan aja lebih elegan klasik, setuju ga? setuju yaa :)P
oh ya, tidak biasa-biasanya juga, toll Jatibening .. macetnyaaaaa panjaaaaaang... sekali. sepertinya semua yang di Jakarta menyerbu ke Jatibening.. *huh*
Baiklaah.. 'Everything happened for a reason'. Ahamdulillaah.. thank you for this unordinary day, ya Allah.. alhamduilllaah.. diberikan keselamatan... kesehatan.. dan keberkahan.. juga pertemuan dengan orang-orang yang menyenangkan. Semoga saling berikan manfaat. aamiin YRA..
Jatibening Baru,
5 Juli 2014
kusuma
Subscribe to:
Posts (Atom)

